Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Warta Dalam Kota

FKUB Balikpapan Imbau Meregistrasi Rumah Ibadah

MADINATULIMAN.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) mengimbau kepada pengurus rumah ibadah agar meregristrasi rumah ibadah ke FKUB dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Balikpapan. "Terutama rumah ibadah yang belum pernah terdaftar di kementerian agama. Tujuannya untuk mempermudah pembinaan dan pelaksanaan lainnya," harap Ketua FKUB Kota Balikpapan, Drs Abdul Muis Abdullah kepada Balikpapan Pos (27/8/2014).

Harapan itu disampaikan Muis – begitu dia disapa- dalam acara Sosialisasi Peraturan Bersama Menteri (PBM) Agama dan Dalam Negeri No 9 dan 8 tahun 2006 di aula Kecamatan Balikpapan Utara, kemarin Pertemuan dihadiri Sekretaris Camat Balikpapan Utara, Budi Mulyatno SE, pemuka, tokoh agama dan generasi muda, Danramil serta Kapolsek.

Muis mengatakan, pendaftaran rumah ibadah selain mempermudah pembinaan, juga untuk memudahkan pemerintah daerah mengalokasikan bantuan kepada rumah ibadah yang memerlukan dana. "Seperti yang bapak sampaikan, pemerintah daerah tidak mungkin memberikan bantuan kepada rumah ibadah yang belum terdaftar," katanya.

Menjawab pertanyaan seputar status tanah wakaf, Drs Jailani mengatakan, sebaiknya pengurus masjid, musala dan langgar segera meningkatkan status lahan agar memiliki kepastian dan berkekuatan hukum. "Segera diurus akte wakaf ke KUA dengan cara membawa serta pemberi atau ahli waris wakaf, saksi-saksi agar segera diterbitkan akte wakaf. Pengurusannya gratis," jelasnya.

Dilanjutkan, setelah akte wakaf diperolah, pengurus rumah ibadah mengurus ke kementerian agama dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk dibuatkan sertifikat," katanya.

Menyinggung soal surat tanah masjid di kawasan Perumnas Batu Ampar yang berstatus fasilitas umum (Fasum) dan telah diserahkan developer kepada Pemkot, Muis menyarankan agar pengurus masjid melakukan pendekatan kepada bagian sosial Pemkot. "Saya kira Pemkot punya kebijakan soal itu, silakan pengurus masjid menghubungi bagian sosial," kata Muis.

TIDAK MENGHAMBAT

Ditegaskan Muis, FKUB sebagai organisasi yang dalam PBM diserahi tugas memberikan rekomendasi pembangunan rumah ibadah sama sekali tidak akan menghambat rencana pembangunan rumah ibadah yang direncanakan umat beragama, justru FKUB memberikan dorongan. "Asalkan sudah memenuhi persyaratan dan ketentuan, FKUB pasti menerbitkan rekomendasi yang diminta," katanya.

Disebutkan, rekomendasi yang diberikan FKUB berdasarkan hasil penelitian yang mendalam, sebab sebelum rekomendasi diterbitkan, FKUB terlebih dahulu mengajak serta berbagai pihak terkait untuk turun ke lokasi rencana pembangunan dan mendengarkan saran dan masukan, termasuk dari instansi teknis. "Status tanah jelas, lokasi baik, mendapat dukungan masyarakat, dan memiliki jamaah atau jamaat," katanya.

Dikatakan, turunnya FKUB ke lokasi rencana pembangunan rumah ibadah juga untuk mendengar aspirasi masyarakat agar tidak ada masalah di kemudian hari. "Tidak secara langsung, kami mensosialisasikan keberadaan rumah ibadah itu dan menghindari munculnya masalah," pungkas Muis.(nir/balikpapanpos)

 

Foto infopublik.kominfo.go.id

Related posts

Shalat ‘Ied (Hari Raya) di Balikpapan ; di 226 Masjid dan 22 Titik Lapangan

admin

Kantor Camat Balteng yang Baru ada Di Jl Pangeran Antasari Kel Sumber Rejo

admin

SMP Sinar Pancasila Balikpapan Bagikan Kambing Gakin

admin

Buruh dan Mahasiswa Balikpapan Rayakan May Day 2015

admin

Informasi Libur, Pengumuman Kelulusan dan PPDB Online di Kota Balikpapan

admin

Pemkot Balikpapan Mulai Renovasi Rumah Jadi Layak Huni

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com