Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Islam Balikpapan

Habaib dan Ulama Bersatu di Majelis Nurul Khairat Lil-Muhibbin

MADINATULIMAN – Pengajian rutin Majelis Taklim Nurul Khairat lil-Muhibbin, pimpinan Al Habib Aqil bin Abu Bakar bin Mudlar Al Qadri yang digelar di Masjid Agung At-Taqwa kota Balikpapan pada Jum'at malam Sabtu (2/11/2012) di hadiri sekitar 200-an jama'ah kaum Muslimin. 
 

Dalam pengajian tersebut di hadiri juga oleh para Habaib dan Ulama, diantaranya Al Habib Umar Al Qadri, KH. Mujahid, Ustadz Mahmud Al Banjari, Ustadz H. Sarbini, Al Habib Ahmad Khan dan para asatidz lainnya. 

Dalam sambutannya, Al Habib Aqil menyampaikan keinginan agar umat Islam baik Habaib, Kiyai dan lain sebagainya bersatu. Oleh karena itu, Habib Aqil mengundang tidak hanya Habaib namun juga Kiyai untuk menjalin ukhuwah dan menjaga persatuan.

Mengawali ceramah pertama adalah Ustadz H. Sarbini dengan menjelaskan implementasi Haji dan Umrah dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Menurutnya, diantara hikmah wukuf di 'arafah yang hanya memakai dua helai kain adalah menunjukkan kesetaraan sosial dalam kehidupan bermasyarakat, mengingatkan kita pada kematian dan lain sebagainya.

KH. Mujahid menjadi penceramah kedua, dimana ia menekankan akan pentingkan kecintaan pada Ahlul Bait. Penceramah ketiga adalah Ustadz H. Mahmud yang menyampaikan tentang manusia-manusia yang paling dicintai oleh Allah, diantaranya adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.

Penceramah keempat adalah Al Habib Umar Al Qadri, ia menyampaikan akan pentingnya menjaga Ahlul Bait sehingga apabila ada diantara Habaib yang keluar jalur, maka tugas kaum Muslimin untuk mengarahkan kepada jalan yang benar. Al Habib Umar juga memperingatkan jama'ah kaum Muslimin terhadap golongan-golongan yang tidak beradab seperti mengatakan ayahanda dan ibunda Nabi Muhammad Shallallahu 'alayhi wa Sallam adalah kafir.  Al Habib Umar juga memaparkan hujjah-hujjah mengenai sucinya Ayahanda dan Ibunda Nabi Muhammad Shallallahu 'Alayhi wa Sallam. 

Sedangkan penceramah terakhir yakni Al Habib Ahmad Khan menekankan agar senantiasa menjaga kecintaan pada Allah Subhanahu wa Ta'alaa dengan cara mengikut Rasulullah Shallallahu 'Alayhi wa Sallam. 

Acara majelis berakhir sekitar jam 11 malam dan jama'ah pun saling berjabat tangan satu dengan yan lainnya. []

Redaktur : AR

Related posts

Imam dan Kaum Masjid se-Kota Balikpapan Akan Diberi Insentif dari BAZ

admin

Ponpes Al Mujahidin : Minim Fasilitas, Sempat Vakum Sebulan

admin

Perjuangan Ponpes Nurul Khaeraat Al Muhibbiin Balikpapan dalam Pendidikan

admin

NU Balikpapan Selatan Buka Rapat Kerja II di HER Hotel & Trade Center

admin

Masjid Nurul Ihsan Peringati Isra’ Mi’raj bersama Habib Hasan bin Ali Al-Habsyi

admin

Sambut Idul Adlha, MUI Balikpapan Agendakan Pelatihan Pemotong Hewan Qurban

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami