Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Hoax Warta Dalam Kota

Kabar Penculikan Anak Di Balikpapan Hoax, Kapolres Tetap Imbau Warga Waspada

MADINATULIMAN.COM – Kabar penculikan anak yang beredar di lini masa media sosial (medsos) dipastikan hoax. Hal tersebut ditegaskan Polres Balikpapan terkait caption yang menyebutkan ada enam anak diculik. Hingga Senin (24/9/2018), polres belum menerima satu pun laporan yang merujuk pada kasus tersebut.

”Tidak ada laporan itu sejauh ini. Itu kabar yang menyesatkan,” tegas Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta. Meski begitu Wiwin mengimbau, warga tetap harus berhati-hati dalam beraktivitas. Khususnya mengawasi anak-anak mereka jika beraktivitas di luar. Apalagi disebutnya kepolisian sudah intens melakukan patroli di kawasan yang disebut rawan. Termasuk ke wilayah-wilayah yang mendapat laporan dugaan adanya tindakan kriminalitas.

”Warga jangan mudah percaya pada kabar yang belum dipastikan kebenarannya,” lanjut Wiwin. Dugaan upaya penculikan pun disebutnya masih ditelusuri. Namun, dia meminta bagi pihak yang memang mengetahui adanya dugaan tersebut untuk bisa melapor. Hal ini bisa mempermudah kinerja kepolisian jika memang ada potensi kejahatan khususnya terhadap anak.

“Kami siap 24 jam. Apalagi ditambah patroli, warga bisa dengan mudah berkomunikasi dengan petugas,” tegasnya.

Imbau Orangtua Lebih Berhati-hati

Sementara itu, Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Kaltim, Kompol Yolanda E Sebayang mengatakan, saat ini anggotanya juga tengah melakukan penyelidikan di lokasi dugaan percobaan penculikan anak.

“Begitu ada kabar tersebut, anggota kami sejak pagi melakukan penyelidikan di Strat II itu untuk memastikan kebenaran informasi,” ujar Yolanda.

Sambil berjalannya penyelidikan, Yolanda meminta kepedulian masyarakat untuk bisa mencegah upaya kejahatan terhadap anak. Peran ini paling besar dibebankan kepada orangtua. Ini penting menjaga citra Balikpapan sebagai kota menuju layak anak.

”Belajar dari kasus asusila yang pernah ada, agar orangtua dapat memberikan pengawasan ekstra, dan peran serta lingkungan juga sangat besar,” pungkas Yolanda. Diketahui, seorang warga pada Kamis (20/9) menyaksikan seorang pria menarik-narik lengan seorang anak perempuan di kawasan Strat II, Balikpapan Utara. Namun karena teriakannya, pria tersebut kabur. Hal ini lantas dimuat dalam pemberitaan Sabtu (22/9) lalu.

Sayangnya, pemberitaan itu dimanfaatkan seorang netizen dengan mem-posting ulang foto judul pemberitaan. Namun, ditambahkan kalimat sudah terjadi enam kasus penculikan anak di Balikpapan. Hal ini kemudian menimbulkan keresahan. (*/rdh/riz/k15)

Source : Kaltim Prokal

Related posts

Kemenag Terima Hibah Tanah Embarkasi Balikpapan

admin

Sekolah Swasta Balikpapan Minim Perhatian

admin

Polres Balikpapan Amankan 2 Simpatisan ISIS

admin

Pol PP, Disnakersos, Polisi dan TNI Gagal Pasang Plang Penutupan Km 17

admin

DPKP dan MUI Balikpapan Sidak Daging Ayam dan Sapi di Pasar Pandansari

admin

SDN 01 Balteng Gelar Pentas Pendidikan Agama Islam

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami