Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Kemajemukan

Keluarga besar Kerukunan Bubuhan Banjar Kaltim (KBBKT) Kota Balikpapan

MADINATULIMAN – Keluarga besar Kerukunan Bubuhan Banjar Kaltim (KBBKT) Kota Balikpapan, menggelar buka bersama di sekretariat, Jl Syarifuddin yoes RT 93 NO 34, Minggu (12/8). Acara yang dihadiri ratusan orang, dihadiri pula Ketua KBBKT Provinsi Kaltim Irianto Lambrie, Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi SE dan para tokoh Banjar.
 

Sebelum buka bersama, Irianto Lambrie didampingi Ketua Umum KBBKT Balikpapan H Redy Asmara dan Rizal Effendi meresmikan Sekretariat KBBKT yang baru ditandai dengan pengguntingan pita. Irianto Lambrie dalam sambutannya mengatakan, wadah KBBKT sangat baik untuk merekatkan tali silaturahmi antarwarga Banjar yang merupakan perantau. Di mana, urang Banjar di Kaltim jumlahnya cukup besar, dari pedagang, pegawai, pengusaha sukses hingga pejabat publik seperti anggota Dewan hingga Wali Kota.

 
Irianto yang juga Sekretaris Provinsi (Sekprov) juga meminta agar KBBKT menjalin kebersamaan yang baik dengan paguyuban-paguyuban lainnya demi ikut berperan serta dalam membangun Kaltim. Dirinya juga salut, dibangunnnya sekretariat KBBT Kota Balikpapan. Sementara di Samarinda, dibangun gedung budaya Banjar dengan empat lantai. Selanjutnya sebelum buka bersama, diisi tausiyah yang disampaikan KH Abdussamad Abdullah.
 
Dia mengajak instrospeksi selama menjalani puasa yang ke-27 hari. Di mana, hendaknya menjadikan umat Islam menjadi insan bertaqwa. Ciri bertakwa di antaranya percaya yang ghoib, rajin mendirikan ibadah salat baik yang wajib atau yang sunat. Senang berinfaq, baik dalam keadaan sempit atau kaya. Luar biasa kalau bertaqwa janji Allah, diberkati hidupnya. "Kalau orang kaya berinfaq, itu hal yang wajar.
 
Sangat luar biasa kalau hidupnya kekurangan mau berinfaq," kata Abdussamad. Dia melanjutkan, taqwa akan selalu mendapat berkah dari Allah SWT, kalau tidak diberkati, berapapun besarnya kekayaan dan sumber daya alam akan habis. "Orang bertakwa juga diberikan jalan setiap ada kesulitan. Orang bertaqwa adalah orang yang dicintai Allah. Allah selalu bersama orang taqwa," imbuhnya.
 
Ditegaskan juga, puasa seharus mampu menciptakan orang yang bertaqwa. Karena bulan Ramadan adalah bulan penataran, bulan moralitas, memperbaiki perilaku manusia. "Setelah puasa, kemudian merayakan Idul Fitri, kembali fitri seperti anak kecil, bersih dari dosa," pungkasnya. Setelah buka bersama dan salat Magrib, dilanjutkan salat Isya' dan Tarawih berjamaah.(ono/BALIKPAPANPOS)

Related posts

Paguyuban Ngesti Tunggal (Pangestu) Balikpapan : Saling Menghargai

admin

Andi Amiruddin Solong Jadi Ketua KNPI Balikpapan

admin

Forum Komunikasi Keluarga Jawa Timur (FKKJT) Balikpapan

admin

FKUB Balikpapan: Keamanan Wilayah Terjamin Kalau Umat Beragama Rukun

admin

STIT Balikpapan Kaltim Memiliki Tiga Program Studi Unggulan

admin

Mengenal Suku Banjar

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami