Media Islam dan Muslim Store No. 1 Balikpapan
Warta Dalam Kota

Korban Kebakaran Balikpapan Butuh Alat Dapur dan Perlengkapan Sekolah

MADINATULIMAN Musibah kebakaran yang menimpa pemukiman di empat RT di jalan Dahor III pada Jumat (12/7) lalu meninggalkan kesedihan mendalam bagi para korban. Mereka mengungsi ke tenda-tenda penampungan yang dibangun Pemkot Balikpapan di halaman Wisma Asia milik Pertamina.
 

Tercatat 535 jiwa dari 169 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal. Saat diwawancarai Balikpapan Pos kemarin, petugas di posko penampungan korban kebakaran mengatakan, para pengungsi membutuhkan peralatan dapur dan perlengkapan sekolah mengingat Senin hari ini, merupakan hari pertama sekolah setelah libur panjang usai pembagian raport.

“Yang saat ini dibutuhkan oleh para korban seperti kompor, rice cooker, tabung gas, seragam  dan peralatan sekolah, sepatu sekolah, mukena, kasur, peralatan dapur. Semua itu sampai saat ini masih kurang,” ujar anggota Tagana Sukma kepada Balikpapan Pos, Minggu (14/7).

Untuk jumlah anak sekolah sendiri TK 15 anak, SD 46 anak, SMP 25 anak dan SMA 22 anak, sebagian besar dari mereka membutuhkan bantuan peralatan sekolah untuk meneruskan sekolah.

“Peralatan sekolah ini juga sangat dibutuhkan, karena Senin (15/7) besok (hari ini, red) semua anak sekolah mulai masuk sekolahkan. Mereka berharap segera dapat bantuan peralatan sekolah,” kata Sukma.

Untuk makan sahur dan berbuka puasa sendiri, pihak posko bantuan menyediakan nasi kotak untuk makan sahur, sedangkan untuk berbuka puasa para korban dipasok dari dapur umum yang didirikan oleh Tagana beserta relawan.

“Makan sahur sama makan siang disediakan kotakan siap saji, kalo makan pagi dan buka puasa dapur umum di TKP yang menyajikan,” ujar Kabid Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (BPBK)Safaruddin.

Salah seorang korban Kasniah warga RT 39 mengatakan saat ini yang dibutuhkan tempat tinggal dan peralatan dapur serta seragam sekolah untuk anaknya. “Ya saat ini yang kami butuhkan tempat tinggal mas, kalo sembako sudah kita terima, makanan juga sudah. Selain itu (yang dibutuhkan, Red) peralatan dapur serta seragam sekolah anak,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan korban kebakaran lainnya Yanti, warga RT 39. Dia mengaku seluruh barang berharganya ludes terbakar, karena saat kejadian api dengan cepat membesar dan jarak titik awal api hanya beberapa rumah dari rumahnya. “Api itu dengan cepat membesar saya selamatkan orangtua saya saja, barang ludes semua terbakar,” kenang Yanti sambil berlinang air mata.(pri/balikpapanpos)

Related posts

Ada Jama’ah Haji Tertua Berusia 81 Tahun dari Balikpapan

admin

Pungli: Di Pelabuhan Semayang, Masuk Kamar Kecil Bayar Rp.10.000

admin

Romy Resmi Buka Muswil PPP Kaltim dan Kaltara di Hotel New Benakutai

admin

Majelis Pembina Pramuka Diaktifkan: Pramuka Balikpapan Terbaik se-Kaltim

admin

Panglima Kodam VI/Mulawarman: Tingkatkan Razia Perbatasan RI-Malaysia

admin

HUT TNI Ke-69 di Balikpapan Diramaikan Atraksi dan Defile Alutsista TNI

admin
SILAHKAN BERTANYA
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com