Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Islam Balikpapan

Masjid Baiturrahim Gn Samarinda Balikpapan Gelar Maulid Bersama Ust Payage

MADINATULIMAN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di halaman Masjid Baiturrahim Wonorejo Gn Samarinda Balikpapan Utara. (27/1) Acara yang dimulai pada jam 9 pagi dan berakhir menjelang Dzuhur tersebut di hadiri ratusan jama'ah yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu warga sekitar masjid.
 

Adalah Ust Saiful Islam Al-Payage yang menjadi penceramah inti dalam acara tersebut. Ust Saiful Islam Al Payage sendiri merupakan seorang da'i dari Jakarta yang berasal dari Papua. Ia seorang Muallaf yang pernah mondok di Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Jawa Timur serta juga pernah di Ma'had Darul Mustofa Hadlramaut Yaman.

Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Al-Payage tersebut dalam ceramahnya yang diselingi dengan humor mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah salah satu momentum untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sebab, Nabi Muhammad adalah nikmat yang terbesar yang diberikan oleh Allah SWT, nikmat yang tidak pernah bisa dihitung.
 

"Bapak ibu, mari dengarkan, saya akan kasih tahu, ini ilmu, dengarkan baik-baik, pada dasarnya nikmat itu satu, namun tidak terhitung, sebagian ulama mengatakan bahwa nikmat itu adlah Nabi Muhamamd. Oleh karena itu, hendanya memperbanyak membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW", jelas putra Pdt. Simon Payage tersebut.

Ust Payage, begitu panggilan akrabnya, juga berpesan kepada para jama'ah agar senantiasa menjaga shalatnya. Shalat merupakan salah satu ungkapan syukur kepada Allah.
 

"Semua ibadah itu bermuara pada satu, yakni syukur kepada Allah. Kita shalat, puasa, zakat, haji dan sebagainya, adalah bentuk syukur kepada Allah", paparnya.

Rasulullah SAW adalah manusia yang telah dijamin oleh Allah SWT masuk surga. Namun, beliau tetap shalat bahkan kakinya hingga bengkak. Itu karena hendak memberikan tauladan kepada ummatnya.

Di akhir ceramahnya Ust Payage memberikan "oleh-oleh" kepada para jama'ah yang membuat jama'ah tertawa, ia mengatakan "Sebelum saya akhiri, saya ingin memberikan oleh-oleh dari Papua : "Ibu, ibu, buah merah, buah Matoa, dan juga buah mangga, itulah nama buah-buahan, wassalamu'alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh". [AR]

Related posts

PCNU Kota Balikpapan Tolak Keberadaan ISIS

admin

Santri Ponpes Nurul Khaerat Balikpapan Juara LSN Regional Kalimantan 1

admin

Lowongan Menjadi Pegawai Masjid Agung At-Taqwa Klandasan Ulu Balikpapan

admin

Masjid Istiqamah Laksanakan Tarawih Pertama Bersama Walikota Balikpapan

admin

Pegawai Majelis Agama Islam Johor Sambangi Ponpes Al-Muttaqien Balikpapan

admin

Gebyar Syi’ar dan Do’a Bersama Sambut Tahun Baru Hijriyah di Masjid Al-Muthmainnah

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami