Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Opini

Mengenang Cinta Di Taman Surga (Izinkan Aku Mengenang Kisah Denganmu)

MENGENANG CINTA DI TAMAN SYURGA
(Izinkan Aku Mengenang Kisah Denganmu)
 
Oleh : Muhammad Amin  (Mahasiswa Jurusan Teknik Lingkungan Universitas Andalas-Padang-Sumatera Barat)
 
Ketika cinta datang dari senyummu
Mengalun memberi secercah cahaya bagi kehidupanku
Ketika senyummu menggerakkan sistem kasihmu
Makna dan rasa datang kepangkuanku
 

Cinta, saat itu kaudatangdengansemuakesungguhanmu
Sekarang kita akan berpisah, kau akan melangkah..
Hanya ini pesan dan kenanganku denganmu…
 
Jangan pernah lelah wahai gadis yang penuh kasih
Karena ku kan senantiasa dibelakangmu untuk mendo’akanmu
Jangan kautengok kebelakang, lihatlahkedepan
Didepan ada tantangan ,cita-cita yang harus kau capai
Jadikan semua tantangan tunduk dengan semua tekadmu
Janganlah ragu untuk melangkah ,karena banyak yang harus kau selesaikan
Maju terus jangan pernah menyerah
 
Lepaskanlah duniamu
Karena sungguh dunia ini hina
Sesungguhnya disisi Tuhan ketakwaanlah sebenar-benarnya kebahagiaan
Ingatlah suami-suami akhiratmu menunggumu dengan penuh cinta
Mereka senantiasa mendendangkan syair kerinduan
Hanya untukmu, hanya untukmu
 
Disaat kau pulang dengan membawa kesuksesan
Maka janganlah kau merasa puas hingga Allah menghadiahkan syurga untukmu
Kesuksesan dan syurga, gapailah kedua-duanya…
Dua tujuan yang sangat indah, bukan?
Siapakah yang tidak suka dengan tujuan demikian?
Sungguh merugi bagi orang yang membeli kehidupan dunia dengan kehidupan akhirat
Bukankah kau tidak demikian?
 
Kita  sering bercerita tentang indahnya syurga
Dengan berbagai kenikmatan didalamnya
Dan kita pun sangat ingin meraihnya
Betapa indahnya jika kita termasuk penghuni didalamnya
Menuai keridhaan-Nya selamanya
 
Wahai Wanita yang sholehah, Ucii ,gadis yang penuhkasih
Aku sering membuatmu bercucuran air mata
Dan seketika itu juga aku tersungkur bersujud
Memanjatkan sebuah do’a
Memohon ampun kepada-Nya, 
 
Wahai sahabatku… ku kan senantiasa berdoa untuk mu 
Agar harapan muterpenuhi
Untuk bisa meraih apa yang kau cita-citakan
Sungguh aku ridha jika harus dua kali 
atau bahkan berulang kali ditinggal olehmu
 
Meski kerinduanku belumlah pupus
Meski saja dah ku belumlah kering 
Karena banyaknya air mata kerinduan mengharap hadirmu disisiku
 
Meski hari-hariku kan kembali sepi oleh canda , 
Kasih dan petuahmu
Aku ridha, sungguh aku ridha
Asalkan Rabb kita memperkenankan kita bersua 
dan berkumpul di JannahNya untuk selamanya
 
Jika kita tak berjumpa kembali
Maka kan ku semai cintamu di syurga
Dalam istana takwa
Senyumku mengembang jika ku membayangkannya syurga
Namun ku tak bisa menyembunyikan rasa cemburuku pada perjaka-perjaka idaman
Yang akan membagi kasihmu denganku
Ketampanan mereka tiada tandingan
Meski kau selalu menyanjungku tiap pagi dan malam hari
Namun seperti yang kau tau aku juga lelaki pencemburu
Aku hanya ingin berbagi kasih denganmu
 
Wahai Uci ,gadis yang penuhkasih….
Tiada berita yang lebih kusukai selain berita tentang kesuksesanmu
Oleh karena itu janganlah berhenti untuk mengharap keridoan-Nya
Mudah-mudahan Allah melapangkan jalanmu menuju-Nya
 
Kau ingat bukan pepatah arab mengatakan
“Barang siapa bersungguh-sungguh, pasti akan berhasil”
“Man jaddawajada”
Yakinlah itu
 
Wahai sahabathati…. 
Jangan pernah ragu untukmeninggalkanku kembali
Jangan fikirkan aku
Karena ku kan baik-baik saja
Kan kutopang hidupku tanpamu
Karena kiniku telah terbiasa
Kau yang mengajarkannya padaku, bukan?
 
Bukankah kau sering mengatakan, 
bahwa di depan itu masih banyak yang indah min,
Dan semua akan indah pada waktunya.
Tapi di lubuk hatiku, aku ingin menikmati keindahan itu denganmu,
Ketika kita sama-sama melihat bulan tersenyum ramah
Memberikan sinar kedamaian bagi makhluk dibumi
Ohh… gadis yang penuh kasih
Kita tau perjumpaan didunia adalah sementara
Karenanya kita memohon perjumpaan yang kekal
Hingga kau dan aku tak terpisahkan lagi oleh ruang dan waktu
Allaahumma Amiin
 
Salam rinduku untuk mu selalu
Muhammad Amin – Ketika kita mengukir cinta ditaman syurga.. 

Puisi-pusi lainnya silahkan download DISINI. Diantaranya : 3 Kata 2 Makna Sebuah Do'a, Wahai Para Penguasa, Tak Takut Kah kau, Demi Mahatari, Potret Negeriku, Sajak Rindu Untuk Sang Kakak, dan Sajak Sajak Untuk Ibu.

Related posts

Menghidupkan Kembali Ajaran Autentik Islam Nusantara

admin

NU dan Terorisme Berkedok Islam

admin

Anak Tak Masuk Sekolah Negeri? Tenang, Dia Tidak Bodoh!

admin

Mencegah Meluasnya Gerakan Radikal

admin

Fethullah Gulen, Gus Dur-nya Turki

admin

Mewarnai Kembali Corak Keislaman Kita

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com