Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Berita Nusantara

PBNU: NKRI Sudah Final, Tidak Bisa Diganggu Gugat

MADINATULIMAN.COM (Jakarta) – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menilai, semangat Khilafah Islamiyah yang digagas untuk Indonesia haruslah sesuai dengan semangat nasionalisme.  Sebab Nasionalisme di Indonesia merupakan wadah bagi berbagai banyak perbedaan yang terdapat di Indonesia.

Menurut Ketua Umum PBNU, Said Aqil Sirajd, nasionalisme merupakan konsep yang cukup sempurna untuk kekhalifahan atau kepemimpinan bagi negara yang penuh dengan keragaman agama, suku dan budaya keragaman seperti Indonesia.

“Bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila, sudah final, tidak bisa diganggu gugat,” ujar Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siraj dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Jakarta, Ahad (2/10).

Untuk itu, ide Khilafah Islamiyah harus menyesuaikan dengan kondisi yang ada di sebuah negara. “Bahwa Indonesia harus ada kholifah, itu iya. Namun juga harus ada sinergi Khilafah dengan semangat wathoniah, kebangsaan dan nasionalisme,” ujar Said.

Penekanan NU terhadap Ide nasionalisme kebangsaan inilah yang membedakan gagasan Khilafah Islamiyah NU dan Khilafah Islamiyah organisasi lain. “Khilafah harus tetap nasionlais, memiliki semangat kebangsaan. Dan ini berbeda dengan konsep khilafah HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) dan ISIS,” ujar Said.

Terutama, konsep NKRI, menurut dia merupakan hasil perjanjian para pendiri bangsa untuk mempersatukan kemajemukan bangsa Indonesia. Keutuhan inilah yang membuat bangsa Indonesia dapat merebut kemerdekaan. (ROL)
 

Related posts

Radikalisme Tumbuh karena Pembiaran Masyarakat

admin

Buku Ulama Indonesia Syaikh Khatib Sambas Diterbitkan Ulang

admin

Indonesia Kembali Jadi Tuan Rumah Konferensi Islam Dunia

admin

Idul Fitri 1434 H Jatuh Pada Kamis 8 Agustus 2013

admin

SMP Negeri 5 Penajam Juara Lomba PAI (Pendidikan Agama Islam)

admin

Muktamar Muhammadiyah ke-47 Juni 2015 Akan Dibuka di Makassar

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami