Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Notice

Rekapitulasi Perhitungan Awal Ramadlan, Syawal dan Dzulhijjah 1434 H

REKAPITULASI HASIL PERHITUNGAN AWAL BULAN RAMADHAN 1434 H / 2013 M (SENIN PON, 8 JULI 2013 M) MENURUT SISTEM “ALMANAK NAUTIKA / NAUTICAL ALMANAC”

Pusat Observasi Bulan (POB)    : Balikpapan, Kalimantan Timur
Lintang Tempat (Ø )        : 01o 15'00,00'' Lintang Selatan
Bujur Tempat ( λ )        : 116o 50'  00,00'' Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi  ( EL )    : 50,000 Meter di atas Permukaan Laut

 

1.    Ijtima’ اجتماع )/Konjungsi/ New Moon ) akhir bulan Sya’ban 1434 H terjadi pada hari Senin Pon, tanggal 8 Juli 2013  M. pada pukul 14:14:00 WITA  (Siang Hari)
2.    MatahariTerbenam  ( غروب الشمس/ Sunset ) pada pukul  18 : 19 : 00  WITA
3.    Hilal Terbenam (غروب الهلال/ Moonset ) pada pukul 18 : 20 : 02 WITA
4.    Umur Hilal (الهلال عمر/ Age of the Crescent Moon ) = 4 jam 5 menit
5.    Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي) / True or Geocentric Altitude ofthe Crescent Moon) =  0o  9 '  46,24 ''  =  0,16o  ( di atas ufuk/above horizon )
6.    Tinggi Lihat/ Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي/Apparentor Topocentric Altitude of  the Crescent Moon) = 0o 15 '26,05 ''  =  0,257o ( di atas ufuk/ above horizon )
7.    Lama Hilal di atas ufuk (الهلال فوق الأفقمكث/ Long of the Crescent ) = 1 menit  2 detik
8.    Azimuth Matahari ( سمت الشمس/ Azimuth of the Sun )= 292o33' 53,1 '' atau 292,56o
9.    Azimuth Hilal (سمث الهلال/ Azimuth of the Crescent ) = 287o47' 44,7o atau 287,796 derajat
10.    Posisi Hilal  (( منزلة الهلال= 4o46' 8,4 '' di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Utara sebesar 86o54' 45,01 '' atau 86,9o
11.    Lebar Nurul Hilal  سمك الهلال )/ Crescent Widht)  =  0 o 19 ' 6,22 '' = 0,318395501 jari
12.    Berdasarkan Ilmu Astronomi: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’i tersebut di atas sebesar 0o 15 ' 26,05 ''  atau  0,257o (di atas ufuk) belum bisa dilihat atau dirukyat, meskipun menggunakan teropong atau teleskop. Dengan demikian: Awal bulan Ramadhan 1434 H jatuh pada hari Rabu Kliwon, tanggal 10 Juli 2013 M.

NB: Berdasarkan criteria Wujudul Hilal seperti yang dipegang ormas Muhammadiyah, awal Ramadlan jatul 9 Juli 2013 karena Hilal sudah berada diketinggian 0,257 derajat diatas ufuk. Sedangkan berdasarkan criteria Imkanur Rukyah, ketinggian 0,257 derajat Hilal belum bisa di rukyah / dilihat.
 

REKAPITULASI HASIL PERHITUNGAN AWAL BULAN SYAWAL1434 H / 2013 M (RABU PON, 7 AGUSTUS 2013 M) MENURUT SISTEM “ALMANAK NAUTIKA / NAUTICAL ALMANAC”

Pusat Observasi Bulan (POB)    : Balikpapan, Kalimantan Timur
Lintang Tempat (Ø )   : 01o 15'  00,00'' Lintang Selatan
Bujur Tempat( λ )   : 116o 50'  00,00'' Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi  ( EL )    : 50,000 Meter di atas Permukaan Laut

1.    Ijtima’ اجتماع )/Konjungsi/ New Moon ) akhir bulan Ramadhan 1434 H terjadi pada hari Rabu Pon,7 Agustus 2013  M. pada pukul 05:51:00 WITA (Pagi Hari)
2.    Matahari Terbenam  ( غروب الشمس/ Sunset )  pada pukul  18 : 20 : 00  WITA
3.    Hilal Terbenam (غروب الهلال/ Moonset ) pada pukul 18 : 34 : 18WITA
4.    Umur Hilal  ( الهلال عمر / Age of the Crescent Moon )  =  12 jam 29menit
5.    Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي) / True or Geocentric Altitude ofthe Crescent Moon ) =  3o  49 '  47,32 ''  =  3,8o  ( di atas ufuk/ above horizon )
6.    Tinggi Lihat/ Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي /Apparentor Topocentric Altitude  of  the Crescent  Moon ) =3o 34 '  35,82 ''  =  3,6o ( di atasu fuk/above horizon )
7.    Lama Hilal di atas ufuk (مكثالهلال فوق الأفق/ Long of the Crescent ) = 14 menit  18 detik
8.    Azimuth Matahari ( سمت الشمس/ Azimuth of the Sun ) = 292o 34'  21,75 '' atau 292,6o
9.    Azimuth Hilal (سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) = 279o55' 42,54o atau 279,9 º
10.    Posisi Hilal  (( منزلة الهلال = 12o38' 3,4'' atau 2,6 derajat di sebelah Selatan Matahari Terbenam dalam keadaan miring ke Utara sebesar 74o11' 37,86'' atau 74,2o
11.    Lebar Nurul Hilal  سمك الهلال )/ Crescent Widht)  =  0 o 51 ' 6,01'' = 0,851669188 jari
12.    Berdasarkan kesepakatan para Ahli Hisab dan Rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia: Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’I tersebut di atas sebesar 3o 34' 35,82'' atau  3,6o (di atas ufuk) sudah bisa dilihat atau dirukyat dengan menggunakan teropong atau teleskop. Dengan demikian Awal bulan Syawal 1434 H jatuh pada hari Kamis Wage, 8 Agustus 2013 M.

REKAPITULASI HASIL PERHITUNGAN AWAL DZUL-HIJJAH1434 H / 2013 M (SABTU PAHING, 5 OKTOBER 2013 M) MENURUT SISTEM “ALMANAK NAUTIKA / NAUTICAL ALMANAC”

Pusat Observasi Bulan (POB)    :Balikpapan, Kalimantan Timur
Lintang Tempat (Ø )        : 01o 15'  00,00'' Lintang Selatan
Bujur Tempat( λ )        : 116o 50'  00,00'' Bujur Timur
Tinggi Tempat/ Elevasi  ( EL )    : 50,000 Meter di atas Permukaan Laut

1.    Ijtima’ اجتماع )/Konjungsi/ New Moon ) akhir  bulanDzul Hijjah 1434 H terjadi pada hari Sabtu Pahing, 5 Oktober 2013  M pada pukul 08:05:00 WITA (Pagi Hari)
2.    Matahari Terbenam  ( غروب الشمس/ Sunset )  pada pukul  18 : 05 : 00  WITA
3.    Hilal Terbenam (غروب الهلال/ Moonset ) pada pukul 18 : 19 : 18 WITA
4.    Umur Hilal  ( الهلال عمر / Age of the Crescent Moon )  =  10 jam 0 menit
5.    Tinggi Hakiki / Geosentris Hilal ارتفاع الهلال الحقيقي) / True or Geocentric Altitude ofthe Crescent Moon ) =  3o  1 '  45,7 ''  =  3,03o  (di atas ufuk/ above horizon)
6.    Tinggi Lihat/Toposentris Hilal ( ارتفاع الهلال المرئي / Apparentor Topocentric Altitude  of  the Crescent  Moon ) = 2o46 '  34,14 ''  =  2,8o ( di atas ufuk/ above horizon )
7.    Lama Hilal di atas ufuk (مكثالهلال فوق الأفق/ Long of the Crescent ) = 14 menit 18 detik
8.    Azimuth Matahari ( سمت الشمس/ Azimuth of the Sun ) = 265o6'  7,43 '' atau 265,1o
9.    Azimuth Hilal (سمث الهلال / Azimuth of the Crescent ) =261o34' 18,9o atau 261,57 º
10.    Posisi Hilal  (( منزلة الهلال = 3o31' 48,53'' atau 3,53 derajat di sebelah Selatan Matahari  Terbenam dalam keadaan miring ke Utara sebesar 51o49' 5,04'' atau 51,8o
11.    Lebar Nurul Hilal  سمك الهلال )/ Crescent Widht)  =  0 o17 ' 57,84'' = 0,299399014 jari
12.    Berdasarkan kesepakatan para Ahli Hisab dan Rukyat Kementerian Agama Republik Indonesia : Ketinggian Hilal Toposentris / Mar’I tersebut di atas sebesar 2o46' 34,14'' atau  2,8o (di atas ufuk) sudah bisa dilihat atau dirukyat dengan menggunakan teroponga tauteleskop. Dengan demikian Awal bulan Dzul-Hijjah 1434 H jatuh pada hari Ahad Pon, 6 Oktober 2013 M.

13.    Hari Raya Idhul Adha 1434 H jatuh pada hari Selasa Pahing, 15 Oktober 2013 M.

*Al-Hasib : KH. Muhammad Thobary Syadzily (Anggota Komisi Fatwa dan Hukum MUI Kota Tangerang Banten dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Husna)

Related posts

Inilah Siswa Peraih Nilai Tertinggi UN di Balikpapan (SD, SLTP SLTA) 2013

admin

Penerimaan Santri Baru Pesantren Al-Muttaqien Balikpapan

admin

Beasiswa Kader Ulama Khusus Bidang Ushul Fiqih dan Ilmu Falak di Ma’had Aly

admin

Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1434 H (2013 M) Untuk Kota Balikpapan Kaltim

admin

At-Taqwa Balikpapan Membuka Madrasah Diniyyah PLUS

admin

Ini Rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional 2018 di Kota Balikpapan

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami