Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Ubudiyah

Shighat Menjawab Salam Orang Islam

MADINATULIMAN.COM – Shighat menjawab salam orang Islam adalah "وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ / wa 'Alaykumus Salam" dengan mengedepankan khabar dan dengan huruf Wawu. Namun sah pula menjawab dengan "سَلاَمٌ عَلَيْكُمْ / Salamun 'Alaykum" dengan nakirah, lafadh salamnya dikedepankan dan tanpa Wawu.

Yang lebih utama (afdlol) adalah menggunakan Wawu, yang mana takdirnya adalah "عَلَيَّ السَّلاَمُ وَعَلَيْكُمْ / Alayyassalam wa 'Alaykum (Mudah-mudahan keselamatan dilimpahkan kepadaku dan kepada kalian)", sehingga bila seorang muslim menjawab  dengan "Wa 'Alaykumussalam", berarti do'a pada dirinya ada 2 kali yaitu doa dari yang memulai dan dari dirinya sendiri. Hal ini berbeda bila menjawab salam tanpa menyertakan huruf Wawu

Shighat menjawab salam juga sampai pada lafadh al-Barakah : وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ . Bila seorang muslim mengucapkan salam lengkap tersebut maka wajib pula menjawab lengkap. Tetapi bila salamnya pendek (السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ) maka sunnah menjawab lengkap. Berdasarkan firman Allah :

وَإِذَا حُيِّيتُمْ بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا
Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik, atau balaslah (dengan yang serupa).

Penulis : Abdurrohim

Related posts

Membaca Al-Qur’an untuk Orang Mati

admin

Tatacara Shalat Gerhana Matahari dan Bulan

admin

Kedua Tangan Saat Qunut, Dirapatkan atau Direnggangkan?

admin

Makan Sahurlah karena Didalam Sahur Terdapat Keberkahan

admin

Ternyata Adzan Tidak Hanya Dikumandangkan Untuk Panggilan Shalat

admin

Shalat Sunnah Yang Disunnahkan Berjamaah dan Tidak Disunnahkan Berjama’ah

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com