Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Berita Nusantara

Soni Eranata alias Maaher Resmi Ditahan tapi Minta Berdamai

MADINATULIMAN.COM – Soni Ernata alias Maaher At Thuwailibi meminta berdamai dengan Waluyo Wasis Nugroho, orang yang melaporkannya ke polisi.

Maaher mengajukan upaya berdamai itu sebelum mengajukan gugatan praperadilan atas kasus yang menjeratnya lantaran dituding menghina Kiai Nahdlatul Ulama, Habib Luthfi bin Yahya.

Kuasa hukum Maaher, Djudju Purwantoro menuturkan, gugutan praperadilan atas penetapan tersangka terhadap Maaher bisa saja dilakukan, namun pihaknya akan terlebih dahulu mengupayakan perdamaian.

“Itu sebagai salah satu hak tersangka, bisa saja kami lakukan praperadilan. Tapi yang terpenting kalo bisa dilakukan perdamaian alternate dispute solution dengan pihak pelapor itu justru lebih baik,” kata Djudju Jumat (4/12/2020).

Baca: Pakar Hukum Tegaskan Penangkapan Maaher Bukan Kriminalisasi

Terlebih, Djudju berdalih bahwa kicauan Maaher di akun Twitter @ustadzmaaher_ tidak lah bermaksud menghina secara langsung kepada Habib Luthfi.

“Komentar (kicauan) beliau tersebut adalah ditujukan untuk menjawab atau merespons kepada salah satu netizen,” ujarnya.

Pada 27 November 2020 lalu, Maaher dilaporkan oleh Waluyo Wasis Nugroho ke Bareskrim Polri. Maaher dilaporkan lantaran dianggap telah melakukan penghinaan, yakni mengunggah foto Habib Luthfi dengan balutan sorban dan menyebutnya ‘cantik pakai jilbab’.

Baca: Alhamdulillah! Maaher Resmi Ditahan Bareskrim atas Penghinaan Habib Luthfi

Foto Habib Luthfi tersebut Maaher unggah di akun Twitter @ustadzmaaher_ untuk mengomentari seorang warganet bernama @gunduladul.

“Iya tambah cantik pakai jilbab, kayak kyainya Banser ini ya,” ujar Maaher seraya mengunggah foto Habib Luthfi yang mengenakan sorban, seperti dikutip Suara.com, Sabtu

Namun, saat ditelusuri unggahan dan kicauan tersebut telah dihapus oleh Maaher.

Hanya saja, belakangan kicauan tersebut kembali diungkit oleh warganet bersamaan dengan kasus dugaan penghinaan Nikita Mirzani terhadap Rizieq Shihab.

Seperti diketahui, Maaher At Thuwailibi diciduk tim Bareskrim Polri di rumahnya di Bogor, Jawa Barat pada Kamis (3/12) pukul 04.00 WIB. Maaher At Thuwailibi kemudian menjadi sorotan setelah ditangkap polisi dan menjadi tersangka atas kasus penghinaan ulama karismatik Nahdlatul Ulama Habib Luthfi bin Yahya.

Dia ditangkap atas kasus dugaan penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras dan antargolongan.

(Suara Islam/suaraislam.co)

Related posts

Musyarawah Nasional dan Konferensi Besar NU Terbagi 3 Komisi

admin

Taklimat MUI tentang Insiden ANtara Pendukung FPI dengan Kepolisian

admin

Hanya Indonesia yang Liburkan Semua Hari Raya Agama

admin

Muhammadiyah dan NU Rayakan Idul Fitri Bersamaan 28 Juli 2014

admin

STAI Imam Syafi’i Cianjur Adopsi Kurikulum Universitas Al-Azhar Mesir

admin

Kemenag Dukung 1 Muharram Jadi Hari Santri Nasional

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com