Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Berita Nusantara

Syukuran Untuk Raja Dangdut Rhoma Irama Dihadiri Ulama dan Habaib

MADINATULIMAN (Jakarta) – Raja dangdut Rhoma Irama mengaku lega dengan keputusan Panwaslu yang menetapkan dirinya tak bersalah dalam isu SARA di Pilgub DKI Jakarta. Atas keputusan tersebut, acara syukuran dan buka bersama digelar di Islamic Centre Indonesia, Kwitang, Jakarta Pusat. Sebagaiaman dilansir inilah.com dan beritasatu.com.
 

Acara tersebut dihadiri Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo (Foke), Rhoma Irama, serta 11 ulama dan habib DKI Jakarta diantaranya, KH Abdul Rasyid (Pimpinan Pondok Pesantren Asshafiyah), KH Maulana Kamal Yusuf, Habib Idrus Hasyim, M Toyib, H Abu Hanifah, KH M Rusydi Ali, Habib Abdurrahman Al Habsyi, DR Ahmad Luthfi, KH Fachrurrozy Ishaq, KH Monarul Hidayat, serta anak dai sejuta umat, H Fikri Zainuddin MZ. Kehadiran para Ulama dan Habaib sebagai bentuk dukungan kepada Rhoma Irama sebagai seorang mubaligh dalam menyampaikan dakwah Islam dan membimbing umat serta menyampaikan ajaran sesuai Al-Qur'an dan Al Hadits.

Raja Dangdut tersebut mengatakan bahwa ia bersyukur kepada Allah atas putusan Panwaslu yang membebaskannya dari segala tuduhan. Ia juga berterima kasih atas dukungan para habib dan ulama sehingga  terbebas dari tuduhan Panwaslu. Ia menyatakan bahwa Islam sangat terbuka dan atas perbedaan yang ada, sehingga umat Islam bisa berdampingan dengan siapapun.
 
 
Menurutnya, apa yang disampaikannya dalam dakwahkan sudah sesuai dengan ajaran agama. Sehingga dirinya tidak mengkamanyekan SARA dalam Pilgub DKI Jakarta. Ia juga akan tetap berdakwah menyiarkan ajaran-ajaran Islam.
 
"Kita dilarang menghina orang lain, Islam sangat kondusif untuk mewujudkan perdamaian. Namun dalam konteks memilih pemimpin, secara tegas Allah firmankan bahwa dilarang orang muslim memilih orang non-muslim sebagai pemimpin. Jadi ini mohon dipahami sebagai subyektiftias agama yang memang harus dihargai. Semoga ini selesai sehingga tidak memicu konflik antar agama sehingga Pilkada umat Islam bisa ciptakan situasi yang kondusif," ungkapnya
 
Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Foke yang hadir di acara tersebut menilai kebebasan Rhoma Irama dari tuduhan menyampaikan dakwah berbau SARA adalah wajar. Sebagai da'i, Rhoma mempunyai kewajiban menyampaikan kendungan Al-Qur'an kepada jamaahnya. []
 
 
Redaktur : AR

Related posts

Membendung Gerakan Tahrif : Tak Kurang 300 Kitab Diselewengkan

admin

Islam dan Teroris Harus Dipisahkan

admin

Korban Travel Abu Tours Mencapai 96 Ribu Jamaah Umrah

admin

Ada Kesalahan Serius dalam Memahami Khilafah

admin

Penyanyi Lagu Religi Opick Jadi Duta Sebuah Lembaga Amil Zakat

admin

Pernyataan Sikap Forum Ukhuwah Islamiyah MUI tentang ISIS

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com