Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Warta Dalam Kota

Tablig Akbar FPMKB Bersama KH. Said Aqil Al Munawar Dihadiri Ribuan Orang

MADINATULIMAN.COM -Tablig akbar yang digelar oleh Forum Peduli Masyarakar Kota Balikpapan (FPMKB) Minggu (29/4) malam berjalan lancar dan meriah. Ribuan warga kaum muslimin memadati jalan depan Masjid Ash Siddieq Gunung Guntur untuk mendengarkan tausiah yang disampaikan Prof Dr KH Said Agil Husin Al Munawar MA yang tak lain mantan menteri agama (Menag RI).

 
Hadir dalam acara Ketua FPMKB Ali Amin, tokoh masyarakat Amat Betawi, Ketua DPD KNPI Kota Balikpapan Andi Wely, Ketua Pengurus Masjid Ash Siddieq H Ambo Aja, perwakilan kecamatan, kelurahan dan tokoh masyarakat.
 
Sebelum berceramah KH Said Agil duet membaca ayat suci Al Quran bersama qori cilik juara 2 tingkat nasional M Fadhil.
 
KH Said Agil menyahut ayat yang dibawakan M Fadil tanpa membaca karena sudah hafal dengan suara yang sangat merdu membuat ribuan jamaah tertegun dan serentak mengucap "Allah" di setiap akhir ayat suci Al Quran yang dibacakan. 
 
Dalam ceramahnya, KH Said Agil menegaskan, banyak aliran dan cara orang Islam dalam beribadah, termasuk dalam salat. Namun dia meminta agar perbedaan tersebut jangan dijadikan alat untuk ribut.
 
"Perbedaan itu rahmat, bukan untuk diributkan. Capek kita ribut masalah kecil. Meskipun di Islam berbeda-beda cara beribadah dan salat, tujuannya untuk Allah SWT. Sebentar lagi Ramadan, jangan lagi diributin yang sana 20 rakaat, yang sini 8 rakaat. Yang terpenting adalah ayo kita ajak saudara kita kaum muslimin yang masih di luar sana, mau masuk masjid untuk beribadah," ujarnya.
 
KH Said Agil juga berpesan untuk kaum muslimin dan masyarakat secara umun. Agar saling menghormati dalam perbedaan, tidak perlu saling menyakiti perasaan antarsesama. "Saat ini kita dihadapi masalah dalam bernegara. Saling mencela sesama bangsa. Hilangkan itu. Gak usah ganggu orang lain lah. Yang suka ganggu orang lain biasanya dia dangkal ilmunya. Mari sambut Ramadan untuk meningkatkan kualitas keimanan kita. Menahan lapar, haus dan segala hawa nafsu yang membatalkan puasa bertujuan agar kita peka dan peduli terhadap sesama," tegasnya.
 
Untuk diketahui lagi, tablig akbar sigelae FPMKB dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan menjaga Kota Balikpapan tetap konsdusif. (***/ono/han/balikpapan.prokal)
 

Related posts

Balikpapan Siap Jadi Percobaan Program Full Day School Mendikbud

admin

Eks-Lokalisasi Km17 Balikpapan Diusulkan jadi Wisata Iman-Pusat 6 Agama

admin

Menyambut Pemilu 2019, Polres Balikpapan Selenggarakan FGD di New Benakutai

admin

Pemkot Balikpapan Mulai Renovasi Rumah Jadi Layak Huni

admin

Penggunaan Plastik Juga akan Dilarang di Pasar Tradisional

admin

SMP Muhammadiyah Balikpapan Perdalam Kemuhammadiyahan dan Ilmu Fiqh

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami