Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Warta Dalam Kota

Umat Islam Balikpapan Diminta Bersabar dari Krisis Air

MADINATULIMA.COM – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Balikpapan, Abdul Muis Abdullah mengingatkan agar umat Islam bersabar, terus berdoa, dan mengintrospeksi diri menghadapi krisis air bersih yang terjadi. Pernyataan itu ia lontarkan menanggapi keinginan sebagian masyarakat agar para ulama menggelar salat Istisqa guna memohon hujan.  

“Jangan paksa Allah. Kalau masyarakat minta digelar salat Istisqa sementara hujan masih turun, itu sama saja kita memaksa Allah,” tegas Abdul Muis. Mantan kepala Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan ini menerangkan, selama hujan masih turun kendati intensitasnya kecil dan belum mampu mendongkrak level Waduk Manggar, umat Islam masih bisa melaksanakan wudu dan masih terdapat sumur yang bisa dimanfaatkan, maka salat Istisqa gugur untuk dilaksanakan. Yang harus dilakukan menghadapi terus merosotnya level Waduk Manggar, ia menekankan, adalah bersyukur, bersabar, memohon doa agar Allah menghindarkan Balikpapan dari bencana terutama krisis air bersih.

“Perbanyak amal saleh, membayar zakat, infak, dan sedekah. Jadi intinya, belum saatnya kita menggelar salat Istisqa,” tandasnya.

Sementara itu saat rapat dengar pendapat komisi gabungan II dan III dengan PDAM Balikpapan dan ahli geologi kemarin, anggota DPRD Komisi II Aminuddin mengusulkan kepada PDAM agar menggunakan pawang hujan.

PDAM bisa mengggunakan jasa pawang hujan untuk mengalihkan hujan yang  terjadi di tengah kota dipindahkan ke area sekitar Waduk Manggar.

“PDAM coba siapkan pawang hujan Pak, pernah kah Pak Haidir berpikir soal ini supaya hujan di kota dikirim ke kilo? Loh, ini usaha Pak,” katanya mengusulkan dalam rapat kemarin.

Dia mengandaikan, makan babi memang diharamkan. Namun jika keadaan darurat,  daripada mendatangkan kematian, maka babi itu menjadi halal. “Karena kalau tidak Bapak coba, lihat saja hujan yang ada kan selalu di kota. Kenapa tidak ada usaha siapkan pawang? Begitu awan mendung, itu fungsikan pawang, usir tuh hujan ke kilo. Kalau hujan di sana dan waduk penuh, semua pelanggan Bapak dapat disuplai air,” tandasnya.

Alasan ini disampaikan, mengingat saat ini untuk jangka pendek dengan membuat sumur dalam kerap terkendala pada sumber air. Belum lagi sumur bor banyak terisi pasir.

“Sumur bor resapan kurang. Kalau nggak ada resapan air, langsung ke laut ya susah juga kita dapatkan air,” ujarnya.

Aminuddin juga mengkritik kebijakan pemerintah kota yang kurang cepat dan terencana dalam pengadaan air baku. Politikus Gerinda ini bahkan menyebutkan, pemerintah mampu membangun gedung bernilai ratusan miliar bahkan triliunan, namun tak mampu membangun fasilitas dan sarana air yang memang dibutuhkan warga.

“Kalau gedung mungkin tidak dibutuhkan semua masyarakat Kota Balikpapan, nggak semua, hanya orang-orang tertentu yang membutuhkan. Tapi kalau air, selama orang itu hidup, mereka butuh. Jangankan manusia, hewan saja butuh air. Harusnya ini jadi prioritas utama pemerintah, tanggung jawab dia untuk atasi krisis air,” kritik Aminuddin.

Dia bahkan merefleksikan RDP tahun-tahun sebelumnya, yakni tahun 2014 silam yang persoalan juga serupa. Bahkan, Aminuddin menyayangkan ketidakhadiran  pemerintah dalam pembahasan mengenai air ini.

“Tapi kembali lagi pada hari itu, kita ulangi lagi, kami minta setiap RDP dengan PDAM bahas air, tolong libatkan pemerintah karena kewajiban dia menyediakan air baku,” tukasnya.

Dirut PDAM Haidir Effendi hanya tertawa ketika ditanyakan soal usulan penyedian pawang hujan. “Pawang ini saya enggak ngerti, yang ngerti ilmu pawang Pak Aminuddin tadi,” ujarnya dengan tertawa.

Dia mengaku, selama ini PDAM tidak menggunakan jasa pawang hujan.
“Makanya saya tidak mengerti soal pawang mempawang. Ya, kita hitungan rasional sajalah,” tukasnya.

PDAM selain memanfaatkan air Waduk Manggar secara bergiliran untuk dua IPAM besar, juga menyuplai air ke pelanggan dengan memanfaatkan 22 sumur dalam dengan kapasitas 300 liter per detik. (yud/tur/PROKAL.CO)

 

Related posts

Menteri Agama: Urusan Haji 90 Persen Siap

admin

Agus Sulistyo : Meningkatkan Kreativitas Santri Ponpes Al-Muttaqien Balikpapan

admin

Pesantren Jurnalistik di SMK Nahdlatul Ulama Kota Balikpapan

admin

MUI Balikpapan : ISIS Bertentangan Dengan Pancasila

admin

Yayasan As’adiyah Akan Menggelar Muktamar di Balikpapan pada bulan November 2017

admin

PLN akan Bangun Kontak Center Kalimantan dan Pusatnya di Balikpapan

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com