Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Kiriman Pembaca

Wasiat Allah SWT Tentang Taqwa

Oleh : Atmayani

Jln. Siaga Dalam, Kel.Damai
(Aktifitas Syiar Islam / Majelis)
 
Taqwa adalah wasiat Allah SWT, Tuhan semesta alam bagi orang-orang terdahulu maupaun orang-orang yang ada di akhir zaman. Allah SWT berfirman :  "Dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi Kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu, bertaqwalah kepada Allah". (QS. An-Nisa : 131)
 

Didalam hal perintah bertaqwa Allah SWT berfirman :
 
"Hai sekalian manusia, bertaqwalah kepada Tuhanmu (Allah SWT) yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya" (QS. An-Nisa : 1)
 
"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kamu kepada Allah SWT dan katakanlah perkataan yang benar" (QS. Al-Ahzab : 70)
 
"Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Allah SWT sebenar-benar Taqwa kepada Nya" (QS. Al-Imran : 102)
 
"Dan bertaqwalah kamu kepada Allah SWT menurut kemampuanmu”. (QS. At-Taghabun : 16)
 
Maksudnya adalah bertaqwa kepada Allah dengan mengerahkan segala kemampuan dirinya untuk mewujudkan perintah Allah SWT tersebut. Meskipun demikian, Allah SWT juga tidak akan membebani hamba-Nya dengan sebuah perintah maupun larangan diluar batas kemampuan manusia sebagai seorang hamba. Allah SWT berfirman :
 
"Allah SWT tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah SWT berikan kepadanya" (QS. Ath-Thalaq : 7)
 
Dan masih banyak lagi ayat-ayat memerintahkan kita untuk Bertaqwa. Sungguh Allah SWT juga akan mengumpulkan kebaikan, tidak hanya didunia namun juga kebaikan di akhirat bagi orang-orang yang ber-taqwa. Diantaranya :
 
Jalan keluar dari kesulitan dan rezeki yang tidak disangka-sangka datangnya. Allah SWT berfirman :
 
"Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah SWT niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar , Dan memberinya Rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka". (QS. Ath-Thalaq : 2-3)
 
Memperoleh petunjuk. Allah SWT berfirman : 
 
"Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertaqwa" (QS. Al-Baqarah : 2)
 
Memperoleh ilmu pengetahuan. Allah SWT berfirman : 
 
"Dan bertaqwalah kepada Allah SWT, niscaya Allah mengajarimu ilmu" (QS. Al-Baqarah : 282)
 
Memperoleh petunjuk agar bisa membedakan antara kebaikan dan keburukan serta memperoleh penghapusan dan pengampunan dari dosa. Allah SWT berfirman :
 
"Jika kamu bertaqwa kepada Allah SWT, niscaya Dia akan memberikan kepadamu Petunjuk, dan menutupi segala kesalahan-kesalahanmu dan mengampuni dosa-dosa ( mu )”. (QS. Al-Anfal : 29)
 
Sebagian ulama' Tafsir mengatakan : "memberi kepada kalian "Furqan" yaitu : petunjuk bagi hati kalian agar kalian dapat membedakan antara yang Haq dan yang Batil".
 
Memperoleh perlindungan dari Allah. Allah SWT berfirman :
 
"Dan Allah SWT adalah Pelidung orang-orang yang bertaqwa". (QS. Al-Jatsiyah : 19)
 
Memperoleh penyertaan Allah SWT. Allah SWT berfirman :
 
"Dan ketahuilah bahwa Allah SWT beserta orang-orang yang bertaqwa". (QS. Al-Baqarah : 194)
 
Maksud dari ayat tersebut adalah bahwa Allah akan selalu memberi kemenangan, pertolongan dan penjagaan.
 
Memperoleh keselamatan. Allah SWT berfirman : 
 
"Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertaqwa". (QS. Maryam : 72)
 
Dijanjikan masuk kedalam Jannah (surga). Allah SWT berfirman : 
 
"Perumpamaan surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang bertaqwa". (QS. Muhammad : 15)
 
"Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa (disediakan) surga-surga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya (Allah  SWT)." (QS. Al-Qalam :34 )
 
"Dan didekatkanlah surga itu kepada orang-orang yang bertaqwa pada tempat yang tiada jauh (dari mereka)." (QS. Qaf : 31)
 
Dan masih banyak lagi kebaikan dan keutamaan yang mulia serta berbagai macam  karunia yang besar, dan cukuplah mengenai kemuliaan taqwa bahwa Allah SWT menyebutkannya pada sembilan puluh ayat di dalam Kitab-Nya yakni Al-Quran.
 
Adapun  mengenai perintah bertaqwa dan keutamaannya, Rasulullah SAW juga pernah bersabda : 
 
"Bertaqwalah engkau kepada Allah SWT di manapun engkau berada, dan ikutilah setelah Perbuatan Jelek dengan Perbuatan Baik, niscaya ia akan menghapuskannya, dan Perlakukan Manusia dengan Akhlak yang Baik." (Al-Hadits)
 
Rasulullah SAW bersabda : "Aku berwasiat pada kalian agar bertaqwa kepada Allah SWT, Mendengar dan Patuhilah, meskipun kalian dibawah Pemerintahan seorang budak Habasyah" (Al-Hadits)
 
Rasulullah SAW juga bersabda : "Lindungilah diri kalian dari api neraka mes kipun (hanya bersedekah) denganseparuh Kurma, jika kalian tidak punya maka hendaknya dengan ucapan yang baik" (Al-Hadits)
 
Dalam salah satu do'anya Rasulullah SAW mengucapkan : "Ya Allah sesungguhnya Aku Memohon kepada-Mu Petunjuk, Ketaqwaan, Kebersihan diri dan Kekayaan."
 
Dan Rasulullah SAW juga bersabda : "Tidak ada kelebihan antara seorang kulit putih atas orang kulit hitam, dan tidak ada kelebihan bagi seorang Arab diatas selain Arab melainkan dengan ketaqwaan kepada Allah SWT, kalian berasal dari Adam dan Adam berasal dari tanah" (Al-Hadits)
 
Rasulullah SAW pernah ditanya : "Siapakah manusia paling mulia ? " Beliau menjawab : "Yang paling bertaqwa”. (Al-Hadits)
 
Dan diriwayatkan juga bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Janganlah engkau memakan kecuali hidangan orang yang bertaqwa, dan jangan pula ada yang memakan makananmu melainkan orang yang bertaqwa." (Al-Hadits)
 
Sayyidah Aisyah radliyallahu ‘anha berkata : "Tidak ada sesuatu pun di Dunia ini yang lebih membuat Takjub Hati Rasulullah SAW, dan tidak ada seorangpun yang dapat menarik simpati-Nya melainkan orang yang bertaqwa."
 
Imam Ali Karramallahu Wajhah pernah berkata : "Sesungguhnya suatu kaum tidak akan Binasa jika Modal mereka adalah Ketaqwaan."
 
Sayyidina Qatadah berkata : "Termaktub di dalam kitab Taurat : Bertaqwalah engkau kepada Allah SWT dan Matilah engkau sesukamu"
 
Al-A'masy berkata : "Barang siapa yang Modal Utamanya adalah Ketaqwaan , maka lisan akan kepayahan dalam mensifatkan (sewaktu menyebutkan betapa banyak) Keuntungannya"
 
Bisyir Al-Hafi mengungkapkan dalam bait syairnya : "Kematian seorang yang bertaqwa adalah kehidupan yang tiada akhirya, Ssungguh telah dianggap mati suatu kaum sedangkan mereka di kalangan manusia masih hidup"
 
Sesungguhnya berbagai macam kebaikan dalam bentuk apapun terletak pada ketaqwaan kepada Allah SWT secara Lahir Bathin, baik dalam keadaan Tersembunyi maupun Jelas. Wallahu A’lam. []
 
 
Editor : AR

Related posts

Tathayyur, kesialan Tak Beralasan

admin

Rebana dan Bersyair

admin

Fenomena Adzan Jum’at 3 Kali di Maroko (Maghribi)

admin

Oleh-Oleh dari Tanah Suci

admin

PM Palestina Sambut Baik Rombongan Umroh plus Gaza-Palestina 2013

admin

Para Ulama Dari Zaman Ke Zaman Tentang Maulid Nabi Muhammad

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp Share info ke kami