Media Islam Madinatul Iman Balikpapan
Warta Dalam Kota

Yayasan As’adiyah Akan Menggelar Muktamar di Balikpapan pada bulan November 2017

MADINATULIMAN.COMPondok Pesantren As’adiyah yang dikenal sebagai Pondok pesantren  tertua dan terbesar di Sulawesi Selatan didirikan oleh salah satu ulama ternama dari Kerajaan Wajo  kala itu Al Mukarram KH. Muhammad As’ad.

Alhamdulillah, hingga kini, As’adiyah semakin berkembang dengan misi pendidikan Keagamaan dan  pemberdayaan masyarakatnya. Alumni dan Kadernya bertebaran dan sukses di berbagai bidang dan  sektor.

Dalam waktu dekat, Pengurus Besar Yayasan As’adiyah programkan Muktamar tertingginya secara  nasional direncanakan, November 2017 di Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Kakanwil Kemenag Prov. Sulsel Drs. H. Abd. Wahid Thahir, M.Ag. yang juga salah satu kader terbaik  As’adiyan mengemukakan, jika As’adiyah mau maju, berkembang dan modern, beberapa hal penting  yang harus diperhatikan.

“Diantaranya bagaimana model manajerialnya mulai dari persoalan administrasi sampai keuangannya,  bagaimana strukturnya (model dan aturan organisasinya), serta bagaimana menjaga dan  mempertahankan nilai nilai yang dibawa dan dianut As’adiyah,” ujarnya.

Tak kalah pentingnya, bagaimana As’adiyah sebagai Rahimnya Ulama Ulama dan Pesantren di  Sulsel bisa meningkatkan mutu pembelajaran. Khususnya ilmu ke Islaman Ahlussunah Wal Jamaah utamanya Pengkajian Kitab kitab Kuning, beber kakanwil.

Pemikiran itu dilontarkan kakanwil saat arahan dan membuka acara halalbihalal dan pra muktamar ke XIV Pengurus Besar As’adiyah di Gedung D Balai Diklat Keagamaan Makassar, Selasa, 4 Juli 2017.

Acara yang mengusung tema ”Konsolidasi organisasi dan Revitalisasi Ideologi ke As’adiyah” itu  dihadiri sejumlah ulama, Petinggi dan Alumni As’adiyah dari berbagai kalangan.

Diantaranya, Kakanwil Kemenag Sulsel, Kepala Balai Litbang Keagamaan Makassar KH. Harun Ar- Rasyid, H. Syahrir Langko, H. Asri (Cucu KH. Muh. As’ad), H. Abustani Ilyas, Sumardi Haruna,  Sejumlah Kakankemenag Kab. Kota dan Kepala KUA di Kemenag se Sulsel.

Turut hadir, salah satu Alumni Ponpes As’adiyah yang sudah jadi tokoh Nasional​ dan kini menjabat  selaku Imam Besar Masjid Istiqlal Ibukota Jakarta, Prof. DR. KH. Nasaruddin Umar, MA. (penulis:  jabbar).

Source : Fajar co.id
 

Related posts

Agus Sulistyo : Meningkatkan Kreativitas Santri Ponpes Al-Muttaqien Balikpapan

admin

Balikpapan Pos : Akhirnya Lokalisasi Protitusi Km 17 TAMAT

admin

Guru Besar Unmul : Siswa Titipan Jadi Aib Terbesar Dunia Pendidikan

admin

Ramadhan dan Lebaran : BI Cabang Balikpapan Siapkan Rp 3,5 Triliun

admin

Kecamatan Balikpapan Kota Sudah Diresmikan Walikota

admin

Disnaker Balikpapan Menggelar Job Market Fair 2018 di BSCC Ringroad

admin
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
WhatsApp BAGI INFO KE KAMI