Media Islam dan Muslim Store No. 1 Balikpapan
Berita Nusantara Pesantren

400 Kiai Jatim Bahas Radikalisme Agama di Pesantren Tebuireng

MADINATULIMAN.COM (Jombang) – Mengantisipasi berkembangnya peredaran gerakan radikalisme agama di Jawa Timur, sekitar 400 kiai dari berbagai pondok pesantren bertemu di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Senin (10/11/2014). Hal ini dilakukan dalam rangka bertukar informasi dan mencari langkah antisipasi bersama.

Salahudin Wahid selaku tuan rumah senang, pihaknya bisa menfasilitasi silaturrahim para kiai, kepolisian dan tokoh lintas agama dan etnis ini. “Alhamdulillah, pertemuan yang dimaksudkan untuk berukar informasi antara para kiai dengan Kepolisian Jawa Timur bisa dilaksanakan disini,” ungkap kiai yang biasa di panggil Gus Sholah ini.

Menurut Gus Sholah, momentum ini sengaja dibuat sebagai langkah antisipasi adanya perkembangan organisasi radikal, yang sudah mulai merambah ke dunia pesantren,, tentunya akan mengancam persatuan dan kesatuan.

“Sehingga, kami bersama para kiai dan tokoh lintas agama dan etnis bersama pihak kepolisian merasa penting untuk mencegah adanya hal itu sejak dini, serta kami berharap aka nada rekomendasi yang dihasilkan dari pertemuan ini,” papar adik kandung  Gus Dur ini kepada NU Online.

Ia menambahkan, gerakan radikal seperti Islamic State Of Iran and Syiria (ISIS) sudah membidik beberapa kota di Jawa Timur, misalnya seperti  Malang, Sidoarjo, bahkan Jombang. “Maka perlu adanya formulasi untuk membatasi organisasi tersebut tidak berkembang di Indonesia,” jelasnya. (Romza/Abdullah/nuon)

Related posts

Prof. Mahfud MD: Konstitusi Negara Indonesia Sesuai Syariat Islam

admin

95 Persen Content Media Sosial adalah Sampah

admin

Jangan Gunakan Masjid untuk Sarana Propaganda

admin

Radikalisme Tumbuh karena Pembiaran Masyarakat

admin

Film ‘SANG KIAI’ Akan Segera Tayang Dibioskop

admin

Hasil Sidang Itsbat: Alhamdulillah, Awal Ramadhan Jatuh Pada Rabu 10 Juli 2013

admin
SILAHKAN BERTANYA
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com