Media Islam dan Muslim Store No. 1 Balikpapan
Fatwa Ulama Islam

Do’a dan Shadaqah Bermanfaat bagi yang Hidup maupun Mayyit

MADINATULIMAN.COM – Apakah do’a bermanfaat bagi orang yang berdo’a dan orang yang mendo’akan untuknya, dan apakah sampai pahala shadaqah orang yang hidup kepada orang yang mati apabila dihadiahkan kepadanya?.

Jawab: Shadaqah adalah perkara yang diselalu dianjurkan, do’a dan permohohan (tadlarru’) kepada Allah adalah sesuatu yang dianjurkan. Keduanya bermanfaat baik untuk orang yang hidup maupun orang yang meninggal.

Catatan kaki:

Dari ‘Aisyah ra., bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: “Sungguh ibu wafat, namun tidak sempat berucap apapun, dan aku mengira seandainya ia sempat berwasiat, ia akan bershadaqah, apakah boleh aku bershadaqah atas namanya?”, Nabi menjawab “Boleh bershadaqah atas namanya”.

Abul ‘Izz Al-Hanafi didalam syarahnya terhadpa kitab Aqidah Thahawiyah berkata: “Ulama berselisih pendapat mengenai ibadah-ibadah badaniyah seperti puasa, shalat, qira’atul qur’an , dan dzikir. Madzhab Abu Hanifah dan Ahmad, serta mayoritas ulama salaf menyatakan sampainya pahala tersebut, sementara Madzhab Syafi’i dan Malik menyatakan tiada sampainya pahala tersebut”.

 

al-Jawahirul Kalamiyyah (56-57) lil-Syaikh Thahir bin Shalih al-Jazairi

Related posts

Larangan Menganggap Sesuatu Sebagai Pembawa Sial

admin

Hukum Makan dan Minum Karena Lupa Saat Sedang Puasa

admin

Hukum Memperingati Hari Besar Islam menurut Ulama

admin

Hukum Memperingati Hari Ibu adalah Dibolehkan

admin

Pidato Lengkap Grand Syekh Al-Azhar Ahmad Muhammad ath-Thayyib di Indonesia

admin

Pelecehan Mubtadi’ terhadap Manhaj, Aqidah dan Ulama Al Azhar

admin
SILAHKAN BERTANYA
WP Twitter Auto Publish Powered By : XYZScripts.com